Tulisan
mengenai diri saya
Semua
kehidupan memiliki keterangan identitas, seperti nama dan cerita singkat. Nama
saya Punto Adi Pradana, saya lahir di Jakarta pada tanggal 4 April 1995, saya
hidup dengan keluarga yang damai dan bahagia. Awal mula perjalanan seorang
manusia dimulai saat belajar, jenjang pendidikan pertama yang saya jalani
adalah taman kanak-kanak, itu adalah tempat yang paling ringan dan menyenangkan
untuk dibayangkan. Saya berada di taman kanak-kanak selama 2 tahun bisa
dibilang dri nol kecil hingga nol besar, nama taman kanak-kanak tersebut adalah
taman matahari, katanya matahari selalu bersinar jadi siapapun yang memulai
belajar ditempat itu akan terus bersinar seperti matahari sampai cahayanya
habis saat malam hari. Taman kanak-kanak tersebut bertempat di Cikampek Jawa
Barat Kabupaten Karawang, dari kecil saya tertarik dengan dunia seni seperti
menggambar dan mewarnai sampai peragaan busana, lomba yang pertama saya ikuti
adalah peragaan busana hasilnya tidak buruk juga dapat juara tiga. Dari jenjang
taman kanak-kanak kini tingkat pendidikan meningkat yaitu menginjak sekolah
dasar, tempat saya menuntut ilmu selama 6 tahun lamanya di sekolah dasar negeri
sarimulya 4 namun sekarang berganti nama menjadi sarimulya 3 karena adanya
pergantian wilayah kecamatan, tempatnya masih disekitaran cikampek dan kini
teman pun semakin bertambah banyak. Kekurangan saya adalah sulit untuk langsung
bergabung dengan teman teman baru, perlu adanya adaptasi yang lumayan panjang
untuk mempercayai seseorang dan sekelompok teman. Saat memulai memasuki tingkat
4 SD saya ditunjuk oleh guru kesenian untuk mengikuti lomba membaca sajak sunda
dengan catatan bahwa saya bukanlah orang sunda namun saya tetap harus menjadi
perwakilan sekolah untuk mengikuti lomba tersebut, pada lomba tersebut
ditingkat kecamatan saya dapat memegang piala bertuliskan “juara 1 lomba
membaca sajak tingkat SD”. Walapun hanya di jenjang kecamatan saya sangat
senang karena sudah mengalahkan 8 sekolah SD negeri lainnya, padahal aksen
sunda saya kurang begitu kental namun karena sering berlatih dan membaca dengan
penghayatan, dengan piala tersebut saya sedikit dapat bisa membahagiakan orang
tua saya, cukup untuk membuat mereka tersenyum ramah dan bahagia, tidak
berhenti disistu saja di bulan bulan berikutnya saya maju kembali sebagai
peserta lomba membaca sajak tingkat kabupaten, namun saying saya hanya bisa
mendapatkan tempat di posisi tiga, sehingga tidak dapat untuk mewakilkan untuk
tingkat provinsi. Selanjutnya giliran saya dan teman teman saya menyumbangkan
piala untuk sekolah yaitu juara 2 lomba drum band tingkat SD sedaerah kabupaten
karawang dan purwakarta, cukup menyenangkan namun masih kurang puas.
Untuk
dapat terus membahagiakan orang tua saya terus mengikuti kegiatan lomba yang
ada baik akademik maupun non akademik, selain untuk menambah ilmu juga dapat
untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta pengalaman yang baru, berkali kali
pada tingkat SMA dan SMP untuk mengikuti lomba akademik seperti lomba kimia
maupun biologi tidak ada yang pernah berhasil, tapi tetap selalu berusaha dan
terus mencoba.
Kekurangan
yang ada pada diri saya bermacam macam, seperti sulitnya mudah bergaul dan
bermain dengan teman yang baru saja dikenal, tidak terlalu mudah untuk
mempercayai teman dan orang lain, terkadang
sering ceroboh dan tergesa gesa dalam mengerjakan tugas maupun soal dan
kegitan lainnya, kemudian kurangnya keterampilan dalam bermain musik, menurut
saya apabila seseorang tidak dapat memainkan alat musik itu adalah sebuah
kekurangan, karena musik adalah harmonisasi nada keindahan, tetapi semua
kekurangan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja, kekurangan tersebut akan
saya hapus satu persatu hingga menjadi sebuah kelebihan yang bermanfaat dan
berguna. “Tiada kelebihan yang bermula dari kehebatan, tetapi setiap kelebihan
berawal dari kekurangan”. Jadi, Perbaiki
diri dan tetap melakukan hal yang positif, semua akan berjalan konstan dengan
hadirnya kelebihan diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar