Apakah peran pria dan wanita sudah
setara?
Di dunia ini terdapat dua kategori seperti siang dan
malam, baik dan buruk, kuat dan lemah, panjang dan pendek, dan pria dan manita.
Apabila dilihat dari aspek keseluruhan hal tersebut sebenernya tidak terlalu
berbeda hanya saja memiliki rincian sifat yang selalu berbeda antara pria dan
wanita. Pria yang lebih cenderung bersifat merasa dirinya lebih kuat dari
wanita, padahal tidak selamanya demikian , terkadang pria isa menjadi lemah
karena adanya sosok seorang wanita. Pria yang lemah karena wanita berarti itu
adanya ketidaksamaan peran, seharusnya antara pria dan wanita itu saling
menolong dan membantu dari adanya kesulitan yang mereka hadapi bukan saling adu
kekuatan. Mereka berbeda bukan untuk bersaing tapi melainkan untuk saling
melengkapi.
Melihat dari peran masing masing individu baik itu pria
maupun mwanita dapat kita ambil contoh dari cara membesarkan anak yang mereka
miliki, dari aspek tersebuut saya ingin melihat apakah peran seorang wanita
sama dengan peran seorang laki laki. Mulai dari anak dalam kandungan ternyata
peran ibu begitu terlihat sangat besar ya, ibu tersebut mengandung kurang lebih
selama 9 bulan lamanya dan ibu tersebut pasti sedikit tersiksa dengan adanya
beban yang dia pikul di perut selama dia melakukan kegiatan, tetapi dari sisi lainnya
seorang ayah yang disini sebagai sosok seorang pria dia tetap memperhatikan dan
menjaga keduanya baik itu menjaga ibunya yang berperan sebagai istrinya dan
menjaga anaknya yang sedang dalam kandungan. Perhatian seorang ayah terhadap
anaknya memang perlu, sangat diperlukan , tetapi ayahnya perlu juga
memperhatikan kondisi ibunya yang sedang dalam keadaan mengandung dengan risiko
yang timbul bisa berakibat fatal.
Dilanjutkan sampai anak itu terlahir dari rahim ibunya,
ibunya pasti sangat mengalami masa masa yang sulit dengan pertaruhan nyawa,
disini peran seorang wanita sangatlah harus diperhatikan. Peran wanita saat
melahirkan adalah titik dimana wanita itu menjadi gerbang pembuka awal
kehidupan baru untuk sang anak agar dapat melihat dunia. Perjuangan sosok
seorang ibu sangatlah berat, karena taruhannya adalah nyawanya dia sendiri,
dari fase melahirkan seorang anak peran ibulah menurut saya yang paling dominan
dan sangat penting, namun dimanakah peran seorang ayah sebagai laki-laki? Peran
ayah adalah memberi dukungan dan semangat yang tinggi kepada istrinya dan
membuat istrinya merasa nyaman dan tenang selama proses persalinan. Peran ayah
tidak terlalu dominan dalam hal ini.
Kemudian dilanjutkan sampai anak tersebut menginjak usia
dewasa. Pada fase inilah mulai dimana peran ibu dan peran ayah mulai kurang
terlihat jelas, namun apabila dirincikan peran ibu dalam hal ini bisa sangat
penting karena yang selama ini merekam dan me,bina sang anak dirumah iyalah
seorang ibu, peran ayah adalah menafkahi dan memberi nasihat serta aturan yang
harus dijalakan oleh sang anak. Peran keduanya sangatlah penting untuk
membentuk potensi si anak, sama halnya apabila ditanya manakah yang lebih
pantas untuk memimpin suatu bangsa?, seorang wanitakah atau seorang pria kah? Jawabnnya
adalah tidak bisa kita membanding-bandingkan keduanya keran kedua memiliki
sosok peran yang tidak akan bisa melengkapi satu sama lain, memperbandingkan
peran mereka tidak akan menemui titik temunya, akan percuma, lebih baik merka
bersatu dan saling melengkapi kepingan kepingan yang kosong dari dalam diri
mereka masing masing. Jadi apabila ditanya apakah peren wanita dan peran pria
sudah sama maka jawabanya adalah jelas iya, pria dan wanita adalah satu
kesatuan makhluk yang terpisah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar