.

Label

Edukasi (1) Softskill (24) Teknologi (1) tulisan (5)

Laman

Rabu, 24 Desember 2014

softskill : apakah peran wanita dan pria sudah setara?

Apakah peran pria dan wanita sudah setara?


            Di dunia ini terdapat dua kategori seperti siang dan malam, baik dan buruk, kuat dan lemah, panjang dan pendek, dan pria dan manita. Apabila dilihat dari aspek keseluruhan hal tersebut sebenernya tidak terlalu berbeda hanya saja memiliki rincian sifat yang selalu berbeda antara pria dan wanita. Pria yang lebih cenderung bersifat merasa dirinya lebih kuat dari wanita, padahal tidak selamanya demikian , terkadang pria isa menjadi lemah karena adanya sosok seorang wanita. Pria yang lemah karena wanita berarti itu adanya ketidaksamaan peran, seharusnya antara pria dan wanita itu saling menolong dan membantu dari adanya kesulitan yang mereka hadapi bukan saling adu kekuatan. Mereka berbeda bukan untuk bersaing tapi melainkan untuk saling melengkapi.
            Melihat dari peran masing masing individu baik itu pria maupun mwanita dapat kita ambil contoh dari cara membesarkan anak yang mereka miliki, dari aspek tersebuut saya ingin melihat apakah peran seorang wanita sama dengan peran seorang laki laki. Mulai dari anak dalam kandungan ternyata peran ibu begitu terlihat sangat besar ya, ibu tersebut mengandung kurang lebih selama 9 bulan lamanya dan ibu tersebut pasti sedikit tersiksa dengan adanya beban yang dia pikul di perut selama dia melakukan kegiatan, tetapi dari sisi lainnya seorang ayah yang disini sebagai sosok seorang pria dia tetap memperhatikan dan menjaga keduanya baik itu menjaga ibunya yang berperan sebagai istrinya dan menjaga anaknya yang sedang dalam kandungan. Perhatian seorang ayah terhadap anaknya memang perlu, sangat diperlukan , tetapi ayahnya perlu juga memperhatikan kondisi ibunya yang sedang dalam keadaan mengandung dengan risiko yang timbul bisa berakibat fatal.
            Dilanjutkan sampai anak itu terlahir dari rahim ibunya, ibunya pasti sangat mengalami masa masa yang sulit dengan pertaruhan nyawa, disini peran seorang wanita sangatlah harus diperhatikan. Peran wanita saat melahirkan adalah titik dimana wanita itu menjadi gerbang pembuka awal kehidupan baru untuk sang anak agar dapat melihat dunia. Perjuangan sosok seorang ibu sangatlah berat, karena taruhannya adalah nyawanya dia sendiri, dari fase melahirkan seorang anak peran ibulah menurut saya yang paling dominan dan sangat penting, namun dimanakah peran seorang ayah sebagai laki-laki? Peran ayah adalah memberi dukungan dan semangat yang tinggi kepada istrinya dan membuat istrinya merasa nyaman dan tenang selama proses persalinan. Peran ayah tidak terlalu dominan dalam hal ini.

            Kemudian dilanjutkan sampai anak tersebut menginjak usia dewasa. Pada fase inilah mulai dimana peran ibu dan peran ayah mulai kurang terlihat jelas, namun apabila dirincikan peran ibu dalam hal ini bisa sangat penting karena yang selama ini merekam dan me,bina sang anak dirumah iyalah seorang ibu, peran ayah adalah menafkahi dan memberi nasihat serta aturan yang harus dijalakan oleh sang anak. Peran keduanya sangatlah penting untuk membentuk potensi si anak, sama halnya apabila ditanya manakah yang lebih pantas untuk memimpin suatu bangsa?, seorang wanitakah atau seorang pria kah? Jawabnnya adalah tidak bisa kita membanding-bandingkan keduanya keran kedua memiliki sosok peran yang tidak akan bisa melengkapi satu sama lain, memperbandingkan peran mereka tidak akan menemui titik temunya, akan percuma, lebih baik merka bersatu dan saling melengkapi kepingan kepingan yang kosong dari dalam diri mereka masing masing. Jadi apabila ditanya apakah peren wanita dan peran pria sudah sama maka jawabanya adalah jelas iya, pria dan wanita adalah satu kesatuan makhluk yang terpisah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar